Selasa, 31 Maret 2015

Format Laporan Hasil Kegiatan

Ujian praktek biologi yang telah dilaksanakan pada beberapa kelas harus didokumentasikan berupa Laporan Kegiatan Ujian Praktek. Untuk menyamakan persepsi dan penyeragaman laporan, maka dibuatlah Format Laporan Hasil Kegiatan.
Bagi para siswa yang memerlukan format laporan yang sudah berbentuk docx, silakan mengunduh format laporan tersebut silakan klik di sini

Kamis, 04 Desember 2014

Rabu, 03 Desember 2014

Raport Sementara KTSP dan Kurikulum 2013

Semester 1 hampir berakhir ditandai dengan akan diselenggarakannya Ulum Semester 1 untuk tingkat SMP.

Sudah menjadi hal yang lumrah setiap guru atau wali kelas akan disibukkan dengan pemeriksaan hasil ulangan umum, penyerahan nilai kepada wali kelas dll. Wali kelas pun tidak kalah sibuk, selain berperan sebagai guru mata pelajaran, juga sebagai wali kelas yang akan mengelola nilai yang diberikan oleh masing-masing guru pengajar.

Sekolah yang saat ini mulai menerapkan Kurikulum 2013 akan mengalami beberapa kendala, diantaranya ; jadwal ulangan umum yang tidak sama antara kelas 9 dengan kelas 7 dan 8, perbedaan proses pengolahann nilai dan raport, (untuk semester ini, masih menggunakan raport sementara), matrikulasi dll.

Pada tahun-tahun sebelumnya, hanya kelas 9 yang biasa menggunakan raport sementara untuk semester 1, sedangkan kelas 8 biasa menggunakan raport asli.
Untuk semester ini, tidak demikian. Kelas 7 dan 8 menggunakan raport sementara, karena raport untuk Kurikulum 2013 belum diterima oleh sekolah penyelenggara kurikulum tsb, sedangkan kelas 9 sudah pasti menggunakan raport sementara.

Biasanya sekolah menyediakan raport sementara berbentuk lembaran kertas hasil print out raport yang dibuat oleh sekolah, kemudian wali kelas mengisi raport tersebut dengan cara tulis tangan. Tentu merupakan pekerjaan yang merepotkan, karena nanti setelah terbit raport asli untuk kelas 7 dan 8, atau pada semester 2 untuk kelas 9, wali kelas akan menulis untuk yang kedua kalinya nilai semester 1 pada raport asli, ditambah lagi kita harus menuliskan huruf dari nilai yang didapatkan siswa untuk tiap mata pelajaran + menuliskan deskripsi kemajuan belajar siswa (kelas 9)

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari dua kali penulisan raport, diantaranya kita membuat raport sementara hasil olahan excel dan word, dimana dengan cara tersebut kita hanya mengentry nilai siswa pada kumpulan nilai (leger sementara), kemudian secara otomatis, nilai tersebut akan menjadi raport sementara, termasuk penulisan huruf akan secara otomatis muncul.

Penggunaan aplikasi dapat dengan mudah kita dapatkan di internet, tetapi beberapa aplikasi yang penulis dapatkan agak sulit digunakan karena proses pengisiannya pun tidak sederhana. Oleh karena itu penulis berusaha memanfaatkan 2 software untuk memudahkan pembuatan raport sementara, sehingga mudah digunakan dan mudah diedit (tidak ada satupun link, sheet, rumus atau apapun yang dipasangi password

Langkah kerja yang kita lakukan adalah sebagai berikut :
1. Membuat Format Leger dan Raport Sementara
    Format Leger dan Raport Sementara kelas 7 dan 8 klik di sini

    Format Leger dan Raport Sementara kelas 9 klik di sini

2. Isi Leger sementara (file excel) hingga terisi semua
3. Simpan semua data, kemudian keluar dari excel
4. Buka file raport (word), maka akan muncul pemberitahuan sbb :




5. Klik Yes, maka raport sementara akan muncul dan siap dicetak.

Catatan :
1. Nama folder untuk leger + raport, jangan diubah/diganti
2. Apabila mengalami kesulitan, silakan kirim e-mail ke errdk.smpn1@gmail.com

Semoga bertmanfaat .........................





Sabtu, 18 Oktober 2014

MATRIKULASI 5 MATA PELAJARAN KURIKULUM 2013

Hampir seluruh sekolah umum di Indonesia sudah mulai menerapkan Kurikulum 2013, hal ini berkenaan dengan pemberlakuan Kurikulum 2013 yang sudah disosialiasikan di seluruh Indonesia.
.
Secara umum, Kurikulum 2013 memiliki beberapa perbedaan dengan KTSP, baik dari segi materi yang diajarkan, alokasi waktu, sebaran dalam semester/kelas, penilaian dll.

Beberapa kendala muncul saat sekolah menerapkan Kurikulum 2013, hal ini terjadi saat materi pada KTSP yang tidak diajarkan di kelas VII dan diajarkan di kelas VIII, tetapi saat anak naik ke kelas VIII kurikulum yang digunakan alag Kurikulum 2013, sehingga materi yang sedianya diajarkan di kelas VIII, malah dikembalikan ke kelas VII. Jadi metri tersebut tidak didapatkan anak baik di kelas VII maupun di kelas VIII.

Untuk memberikan materi yang lengkap, maka untuk materi-materi yang tidak didapatkan anak akibat peralihan dari KTSP menjadi Kurikulum 2013, maka baru-baru ini pemerintah melakukan matrikulasi 5 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS dan PKn)

Untuk lebih lengkapnya silakan download lampiran matrikulasi 5 mata pelajaran tersebut dengan klik di sini

Mata pelajaran selain 5 mata pelajaran tersebut di atas, tidak perlu melakukan matrikulasi.

Demikian semoga bermanfaat.....